Tag: kiprok motor

  • Fungsi Kiprok pada Motor dan Gejala Kerusakannya

    Fungsi Kiprok pada Motor dan Gejala Kerusakannya

    Fungsi Kiprok pada Motor – Komponen kendaraan bermotor merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga dan dirawat secara teratur. Tidak terkecuali komponen-komponen kelistrikan seperti aki ataupun kiprok. Mungkin sebagian dari kita sudah tidak asing lagi dengan nama dan fungsi Aki pada motor. Namun, apakah sebenarnya fungsi kiprok pada motor?

    Fungsi Kiprok pada Motor

    Kiprok atau rectifier regulator merupakan komponen motor yang memiliki fungsi untuk menahan dan menstabilkan arus listrik dari spul untuk kemudian diteruskan menuju aki.

    Kiprok ini berpengaruh terhadap awet atau tidaknya sebuah aki. Komponen yang satu ini juga merupakan komponen yang harus diperiksa ketika terjadi masalah pengapian dan kelistrikan pada motor.

    Lalu, mengapa komponen ini bisa sangat penting? Seperti disebutkan di atas, fungsi kiprok pada motor adalah untuk menstabilkan arus dan tegangan untuk selanjutnya dialirkan menuju aki.

    Jika arus yang mengalir menuju aki terlalu besar, aki bisa menjadi over charge. Sebaliknya, arus yang terlalu kecil akan menyebabkan aki menjadi tekor.

    Kiprok inilah yang berfungsi untuk mengatur arus supaya tetap stabil dan menghindari masalah aki tekor atau over charge.

    Selain itu, fungsi kiprok pada motor adalah untuk mengubah arus AC (dua arah) yang dihasilkan spul menjadi DC (satu arah). Hal tersebut sangat diperlukan karena arus yang masuk ke dalam aki harus DC.

    Kiprok juga berperan dalam menstabilkan arus menuju lampu depan. Jika arus yang masuk terlalu berlebih, hal tersebut bisa membuat bohlam lampu putus sehingga tidak bisa menyala. Arus yang terlalu sedikit juga bisa menimbulkan penerangan yang dihasilkan menjadi tidak maksimal.

    Gejala Kerusakan pada Kiprok

    Setiap komponen yang ada pada sepeda motor tentu saja bisa mengalami kerusakan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti perawatan yang kurang ataupun karena komponen sudah aus.

    Beberapa komponen yang rusak tersebut haruslah segera diganti karena akan mengganggu performa sepeda motor. Termasuk jika komponen yang rusak adalah kiprok motor.

    Jika kiprok rusak, sistem kelistrikan sepeda motor akan terganggu. Komponen kelistrikan seperti kiprok biasanya akan cepat mengalami kerusakan bila motor sering dipacu dengan kecepatan tinggi. Hal tersebut menyebabkan kiprok mudah mengalami overheating.

    Sebenarnya, gejala kerusakan pada kiprok tidak begitu sulit untuk dikenali. Namun, lebih bagus jika Anda lebih sering memeriksa komponen yang satu ini untuk mengetahui keadaannya. Jika sudah muncul gejala sebagai berikut ini, bisa dipastikan bahwa kiprok sepeda motor rusak dan harus segera diganti.

    1. Lampu yang Sering Mati

    Gejala kerusakan kiprok yang pertama adalah lampu yang sering mati. Hal ini biasanya terjadi ketika sepeda motor dipacu dalam kecepatan tinggi karena kiprok sudah tidak tidak bisa membatasi tegangan yang menuju ke lampu. Biasanya gejalla tersebut muncul karena kiprok sudah overheating.

    1. Komponen Aki Tekor

    Aki yang tekor bisa menjadi salah satu gejala rusaknya kiprok pada sepeda motor. Hal tersebut terjadi karena input listrik tidak bisa menutup kelistrikan dengan sempurna. Dampaknya, listrik dalam baterai menjadi terkuras dan aki menjadi drop.

    Tindakan yang bisa dilakukan adalah dengan memastikan terlebih dahulu bagian aki ataukah bagian kiprok yang butuh untuk diganti.

    1. Pencahayaan pada Lampu Redup

    Komponen kelistrikan tentu saja memiliki pengaruh terhadap performa lampu. Jika terdapat komponen kelistrikan yang rusak, pasti akan berpengaruh terhadap performa lampu juga.

    Untuk menjaga komponen kelistrikan tetap awet, disarankan untuk mengendarai motor dalam kecepatan standar.

    1. Sepeda Motor Tiba-Tiba Mati

    Ketika komponen kiprok mengalami kerusakan, secara otomatis seluruh komponen kelistrikan pada sepeda motor akan mati. Hal itu terjadi karena pasokan listrik pada komponen kelistrikan sepeda motor tidak tersalurkan.

    Akibat terganggunya fungsi kiprok pada motor tersebut, mesin menjadi mogok ataupun mati total secara tiba-tiba dan tidak bisa dihidupkan.

  • Begini Cara Merawat Kiprok Motor dan Ketahui Fungsinya

    Begini Cara Merawat Kiprok Motor dan Ketahui Fungsinya

    Cara Merawat Kiprok Motor – Kiprok motor merupakan salah satu komponen yang terbilang cukup penting keberadaannya, hal ini karena komponen satu ini menjadi bagian dari sistem leistrikan untuk sebuah sepda motor. Jika bicara tentang kelistrikan pada kendaraan bermotor pastinya kiprok masih ada hubungannya dengan aki, hal ini karena baik buruknya kualitas aki dipengaruhi oleh kondisi kiprok. Maka dari itu dikarenakan fungsi kiprok motor yang sangat penting ada baiknya jika anda mulai memiliki perhatian lebih pada komponen satu ini.

    Fungsi kiprok di Motor

    Kiprok motor memiliki fungsi yang bertugas untuk menstabilkan arus yang masuk dan tegangan kelistrikan pada sepeda motor. Arus listrik yang sudah distabilkan oleh kiprok selanjutnya bakal dikirim ke komponen aki motor yang nantinya sebagai sumber daya motor selanjutnya.

    Dengan kata lain saat daya listrik yang dihasilkan oleh putaran spul motor akan disalurkan dahulu ke kiprok, lalu arus yang masuk akan diolah oleh kiprok agar tegangannya menjadi lebih stabil. Nah setelah tegangan stabil, tegangan akan dikirimkan ke aki motor untuk selanjutnya dikirimkan ke komponen komponen motor lainnya yang sistem kerjanya menggunakan tenaga listrik.

    Selain itu kiprok juga berfungsi untuk mengubah arah arus menjadi satu arah. Arus yang dimaksud yakni arus AC yang dihasilkan spul akan diubah menjadi arus DC. Hal ini bisa terjadi dikarenakan arus yang harus masuk ke komponen aki motor harus dalam keadaan arus DC.

    Kiprok yang rusak pastinya akan berakibat pada kinerja komponen lainnya menjadi tidak sempurna. Untuk mengetahui komponen ini rusak atau tidaknya, ada beberapa gejala yang bisa diketahui dari beberapa komponen lainnya yang terkena imbas dari kiprok motor yang rusak. Diantaranya yakni :

    • Aki motor menjadi tekor
    • Lampu motor mulai meredup atau sering mati dan nyala
    • panel instrument pada motor tampilannya akan eror

    Jika gejala diatas itu muncul, maka segeralah periksakan ke bengkel terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih detail agar fungsi fungsi dari komponen motor anda bisa segera teratasi.

    Apalagi kita tau bahwa motor keluaran terbaru saat ini sudah banya menggunakan sistem injeksi yang mana kebanyakan komponennya bekerja dengan listrik. Tentunya jika kiprok motor rusak maka motor bisa dipastikan mati total, hal ini karena tenaga listrik sudah tidak ada lagi saat aki sudah soak atau tidak ada daya lagi.

    Maka dari itu disarankan untuk anda agar lebih memperhatikan kondisi komponen ini serta merawat secara rutin agar hal hal yang tidak diinginkan tak kan terjadi pada motor kesayangan anda.

    Cara Merawat Kiprok Motor

    Hal pertama yang harus anda lakukan untuk merawat kiprok yakni dengan melakukan pengechekan sistem kelistrikan secara rutin.Sistem kelistrikan yang dimaksud adalah semua komponen kelistrikan secara menyeluruh termasuk kiprok sendiri.

    Dengan anda melakukan pengecekan secara rutin, setidaknya anda akan mengetahui lebih awal jika terdapat tanda tanda kiprok motor anda bermasalah. Selain itu cara merawat kiprok selanjutnya, anda bisa melakukan diagnosa atau pengecekan sendiri pada komponen ini. Caranya dengan mengecek tegangan komponen. Secara umum tegangan yang sehat yakni 13,5 V, selain itu pemeriksaan juga perlu dilakukan pada kabel ground yang menempel pada body motor anda.

    Jika anda tak memiliki alat yang dibutuhkan untuk mengecek kondisi kiprok, maka anda bisa mengeceknya saat motor anda baru selesai digunakan. Caranya coba pegang komponen kiprok motor, apabila anda merasakan kiprok yang terlalu panas atau dingin maka itu merupakan kiprok motor anda sedang bermasalah. Umumnya kiprok yang bagus akan terasa hangat apabila motor sudah digunakan.

  • Pahami Tanda tanda Kiprok Motor Rusak

    Pahami Tanda tanda Kiprok Motor Rusak

    kendaraan bermotor terdapat banyak sekali komponen komponen yang mempunyai fungsi yang penting. Salah satunya yakni komponen kiprok motor, yang mana kiprok motor atau biasa disebut regulator rectrifer merupakan komponen yang berfungsi sebagai penyearah arus listrik yang dihasilkan spul dalam bentuk AC ke DC. Fungsi inilah yang biasa dikenal dengan sebutan rectrifer.

    Selain itu masih terdapat juga fungsi dari kiprok motor yakni menjadi pembatas tegangan sehingga tegangan yang nantinya akan dikeuarkan akan tetap stabil. Perlu diketahui bahwa masih ada beberapa kendaraan sepeda motor yang masih memakai jenis kiprok halfwave yang diperuntukan untuk lampu depan dengan menggunakan arus AC serta bisa memancarkan cahaya yang terang sesuai putaran mesin.

    Ketika komponen kiprok motor anda rusak, motor dengan jenis arus listrik AC tidak akan berpengaruh kebagian bagian lainnya. Sebaliknya jika motor yang menggunakan arus listrik DC bisa dibilang arus listriknya akan lumpuh. Maka dari itu disarankan agar anda selalu cek dan merawat komponen kiprok sebaik mungkin. Namun seperti komponen lainnya, kiprok tetap ada kemungkinan rusak dikarenakan masa pakai sepeda motor yang digunakan setiap hari.

    Untuk meminimalisir kondisi kiprok motor yang rusak parah, ada baiknya anda memahami tanda tanda kiprok rusak yang biasanya terjadi pada sepeda motor :

    1. Motor Brebet

    Tanda tanda kiprok motor rusak yang pertama yakni kondisi motor yang brebet. Jika suara brebet pada motor anda saat ditelusuri terjadi pada mesin yang tidak berjalan dengan lancar maka itu merupakan tanda bahaw kiprok motor anda rusak yang membuat sistem kelistrikan pada motor anda tidaak akan berjaalan normal.Segera lakukan tindakan khusus pada kiprok mtor anda sehingga bisa membuat kinerja listrik motor kembali normal dan pastinya akan membuat mesin motor anda lancar kembali.

    2. Aki Sering Tekor

    Aki yang tekor merupakan salah satu tanda tanda kiprok motor rusak. Umumnya umur aki bisa mencapai kurang lebih 2 tahun, namun jika anda dalam kurun waktun 2 th sudah mengganti aki satu atau dua kali, maka cobah untuk memeriksanya. Untuk meyakinkannya yakni cobalah mengukur votmeter DC aki, pertama coba cek tegangan aki sebelum mesin motr anda dihidupkan biasanya tegangan maksimal mencapai 13 volt, jangan lupa cek juga saat mesin berada di posisi stasioner yang mendapatkan angka 12-13 volt DC, setelah itu cobalah untuk perlahan menaikan rpm mesin dan seharusnya bisa mencapai 15 volt. Apabila hasilnya sama atau sesuai , maka bisa dipastikan kiprok motor anda mengalami kerusakan dan harus segera diganti.

    3. Lampu Menjadi Mudah Putus

    Kondisi lampu yang mudah putus bisa menjadi tanda tanda kiprok motor rusak selanjutnya. Hal ini dikarenaka kondisi kiprok hlfwave sudah tidak bisa lagi menghambat aliran arus yang dihasilkan oleh spul. Biasanya lampu motor membutuhkan arus listrik hanya 12 volt, namun jika kiprok rusak maka arus yang dihasilkan akan melebihi 12 volt sehingga sering membuat putus lampu motor anda dikarenakan kelebihan arus listrik.

    4. Tegangan Spul Hampir Tidak Ada

    Jika anda menemukan tegangan spul yang melemah atau tidak ada, maka itu merupakan tanda tanda kiprok motor rusak. Anda bisa memastikannya dengan cara mengukurnya saat kondisi mesin hidup. Setelah mesin hidup cobalah untuk memasang voltmeter AC dan jika memang ada tanda tanda kiprok ruak maka tegangan yang dihasilkan kurang dari 10 VAC atau bahkan tidak ada sama sekali. Namun saat soket kiprok dilepas ( pastikan mesin dalam keadaan mati ) tegangan spul malah kembali normal.

    5. Motor Susah di Starter

    Tanda tanda kiprok motor rusak selanjutnya adalah kondisi motor yang susah di starter. Saat kondisi aki motor anda tekor atau soak maka bisa dipastikan kelistrikan yang ada pada motoranda tidak akan bekerja dengan baik. Biasanya hal ini dikarenakan asupan listrik ke aki tidak sempurna karena kondisi kiprok yang mulai melemah, sehingga membuat kinerja kiprok tidak sempurna.

    6. Suhu Kiprok Dingin

    Tanda tanda kiprok motor rusak yang terakhir yakni kondisi suhu kiprok yang tinggi atau bahkan dingin. Umumnya jika kondisi kiprok bagus maka suhu pda kiprok akan terasa hangat hal ini karena aliran listrik dari spul terusmengalir melewati kiprok, namun sebaliknya jika kondisi kiprok rusak walaupun anda menggunakan motor cukup lama, suhu kiprok akan tetap dingin. Jika hal ini terjadi disarankan untuk segera menggantinya agar kondisi kelistrikan motor anda kembali berjalan normal.