Tag: Hyundai

  • Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Sudah Bisai Dipesan

    Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Sudah Bisai Dipesan

    Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Sudah Bisa Dipesan diler resmi Hyundai dengan boking fee berkisar Rp 5 juta – Rp 10 juta. Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 ini resmi diluncurkan di perhelatan IIMS Hybrid (Indonesia International Show) dan diklaim sebagai kendaraan listrik pertama buatan lokal. “Hyundai Ioniq 5 ini menjadi Mobil Listrik buatan Indonesai dan diproduksi untuk memenuhi pasar tanah air maupun pasar luar (ekspor)” kata Jokowi yang kami kutip dari YouTube Sekretariat Presiden rabu 16/03/2022 lalu. Jokowi juga mengatakan Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5  ini harapannya bisa menjadi tonggak penting dalam perkembangan kendaraan listrik di tanah air, sehingga memacu pengemabangan kendaraan listrik yang semakin unggul dan banyk diminati.

    Salah satu keistimewaan mobil listrik yang satu ini adalah ia mampu menempuh jarak hingga 490 km dalam satu kali pengisian baterai yang penuh. Menurut situs resmi Hyundai, Kendaraan listrik ramah lingkungan ini kabarnya akan dijual dengan empat varian, yaitu;

    • Standart Single Speed 2 WD dan kapasitas baterai 58 kW
    • Standaart Single Speed 4 WD dengan kapasitas 58 kW
    • Long Range Singel Speed 2 WD dengan kapasitas baterai 72,6 kW
    • dan Long Range Single Speed 4 WD dan kapasitas baterainya 72,6 kW

    Pramuniaga Hyundai di Depok, mengatakan untuk Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5, booking Rp 10 juta agar dapat antrian unit. Booking fee ini akan mengurangi harga OTR-nya (on the road). Harga OTR Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5  ini menurut estimasi berkisar Rp 700 juta hinggs Rp 800 juta.

    Hyundai Ioniq 5 bisa dipesan dengan booking fee Rp 5 juta saja, jika tak sesuai keinginan, maka 100 % booking fee calon konsumen akan dikembalikan. Pramuniaga tersebut juga menambahkan bahwa belum ada harga pasti, akan tetapi estimasinya sekitara Rp 650 juta hingga Rp 800 juta. Ioniq 5 akan diluncurkan dua hari setelah perhelatan IIMS 2022, yaitu tanggal 1 April 2022.

    sebagai informasi, perhelatan IIMS ini akan digelar pada kamis 31/3/2022 sampai dengan 10 April 2022 yang berlokasi di JIEXPO (Jakarta International Expo) Kemayoran, Jakarta dan secara virtual. Adapun tiketnya bisa anda akses melalui market place seperti TokoPedia & situs resi Dyandra.

  • 5 Tips Merawat Baterai Mobil Listrik yang Mudah dan Aman

    5 Tips Merawat Baterai Mobil Listrik yang Mudah dan Aman

    Saat ini, mobil listrik merupakan kendaraan masa depan yang mulai banyak digunakan masyarakat dunia. Kesadaran akan bahaya polusi udara dan makin tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) membuat pemerintah mulai meregulasi penggunaan mobil listrik. Tanpa menggunakan BBM, kendaraan ini diklaim ramah lingkungan  karena mobil tidak lagi mengeluarkan gas buangan sehingga kualitas udara dapat diperbaiki.

    Selain itu, mesin yang digerakkan oleh listrik akan lebih mudah dalam perawatannya. Pemilik hanya perlu fokus dalam merawat baterai mobil listrik yang merupakan komponen terpenting kendaraan ini. Karena hal inilah maka biaya perbaikan kendaraan jika mengalami kerusakan pun akan makin rendah.

    Tips Merawat Baterai Mobil Listrik

    Baterai pada mobil listrik merupakan komponen yang amat penting karena berfungsi sebagai tenaga penggeraknya. Oleh karena itu, perawatan baterai menjadi begitu penting. Berikut 4 tips merawat baterai mobil listrik yang mudah untuk Anda ikuti.

    • Mengisi Ulang Baterai pada Waktu yang Tepat

    Penggunaan baterai pada mobil listrik sama halnya seperti baterai pada gawai. Baterai akan mengalami kehabisan daya dan perlu untuk dilakukan isi ulang. Untuk melakukan pengisian ulang ini, Hyundai memberikan saran bahwa pengisian yang tepat adalah saat daya baterai telah berada di bawah 20 persen. Tips ini akan membuat kinerja baterai tetap terjaga dengan baik dan tidak mengalami penurunan.

    Namun, jika Anda melakukan pengisian baterai di atas 20 persen, maka kemungkinan penurunan kinerja kendaraan akan terjadi makin cepat. Oleh karena itu, lakukan pengisian ulang pada waktu yang tepat.

    Kondisi tersebut dapat berbeda ketika memang ternyata stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) memiliki jarak yang cukup jauh. Meski begitu, sebisa mungkin pengisian tidak dilakukan terlalu sering untuk menjaga kualitasnya.

    • Tidak Mengisi Daya hingga Penuh

    Pengisian baterai mobil listrik ataupun baterai apa pun pada umumnya dilakukan sampai 100 persen. Namun, untuk membuat baterai lebih tahan lama, disarankan sebaiknya baterai tidak diisi hingga penuh persen untuk penggunaan sehari-hari. Cukup diisi hingga daya mencapai 80 atau 90 persen.

    Seringnya pengisian secara penuh dapat membuat baterai lebih cepat mengalami degradasi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menurunkan batas pengisian baterai untuk menjaga agar baterai tahan lama.

    • Memarkir di Tempat Teduh

    Baterai mobil listrik umumnya menggunakan Lithium-ion (Li-ion). Agar baterai dapat tahan lama, maka sebisa mungkin pada saat memarkir mobil, pilihlah tempat yang teduh. Baterai jenis ini mudah mengalami penurunan kinerja jika berada pada suhu yang tinggi. Untuk itu, pastikan pada saat Anda parkir, mobil tidak terkena sinar matahari secara langsung untuk menghindari kerusakan.

    • Memanfaatkan Slow Charging

    Pengisian ulang daya baterai pada mobil listrik dapat dilakukan dengan menggunakan dua acara, yaitu slow charging dan fast charging. Untuk pengisian daya normal, umumnya Anda bisa memanfaatkan listrik di rumah dengan durasi waktu yang lama. Bahkan, pengisian daya normal ini dapat memakan waktu lebih dari 9 jam.

    Sementara itu, untuk metode fast charging sendiri umumnya dilakukan di SPKLU dengan durasi waktu yang cukup singkat. Biasanya dengan waktu pengisian tidak lebih dari 2 jam, daya baterai telah terisi 100 persen. Cara ini juga dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan perangkat tertentu.

    Pengisian dengan menggunakan daya normal ini dapat membuat baterai mobil lebih tahan lama daripada dengan fast charging. Namun, jika memang tidak dapat dilakukan setiap hari, sebaiknya Anda tidak mengisi daya baterai secara penuh untuk penggunaan sehari-hari agar kualitasnya tetap terjaga. Selain itu, sebaiknya luangkan waktu setidaknya sekali dalam dua minggu untuk menggunakan metode slow charging.

    • Pentingnya Menggunakan Charger Resmi untuk Merawat Baterai Mobil Listrik

    Ketika Anda memiliki kendaraan listrik, salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah cara merawat baterainya. Salah satu tips yang sering diabaikan adalah penggunaan charger resmi dari pabrik. Memang, charger buatan pihak ketiga cenderung lebih murah, namun ada beberapa alasan mengapa Anda sebaiknya menggunakan charger asli dari pabrik.

    Pentingnya Charger Resmi

    Menggunakan charger resmi pabrik dapat mengurangi risiko kecacatan pada baterai dan kabel charger. Baterai mobil listrik sangat sensitif terhadap tegangan dan arus listrik, dan charger resmi dirancang khusus untuk cocok dengan karakteristik baterai mobil tertentu. Dengan menggunakan charger resmi, Anda dapat memastikan bahwa baterai mendapatkan daya dengan aman dan efisien.

    Menghindari Risiko Kebakaran dan Korsleting

    Charger buatan pihak ketiga cenderung tidak diuji secara ketat seperti charger resmi dari pabrik. Hal ini bisa meningkatkan risiko korsleting atau bahkan kebakaran saat melakukan pengisian daya. Menggunakan charger resmi pabrik dapat membantu mencegah risiko ini dan memberikan keamanan tambahan saat mengisi daya baterai mobil listrik.

    Perlindungan untuk Kendaraan Anda

    Mobil listrik adalah investasi yang mahal, dan baterai merupakan salah satu komponen yang paling berharga. Dengan menggunakan charger resmi, Anda dapat melindungi baterai dan mencegah kerusakan yang bisa mengakibatkan biaya perbaikan yang tinggi. Jika baterai rusak akibat penggunaan charger buatan pihak ketiga, garansi mungkin tidak akan berlaku, dan Anda harus mengganti baterai dengan biaya yang besar.

    Manfaat untuk Umur Baterai

    Menggunakan charger resmi dari pabrik dapat memperpanjang umur baterai mobil listrik Anda. Charger yang dirancang khusus untuk baterai mobil listrik cenderung memberikan arus dan tegangan yang tepat, sehingga mengurangi risiko overcharging atau undercharging yang dapat merusak baterai dalam jangka panjang.

    Kesimpulan

    Meskipun charger buatan pihak ketiga memiliki harga yang lebih murah, penggunaan charger resmi dari pabrik memiliki banyak manfaat. Mengurangi risiko kecacatan, mencegah risiko kebakaran dan korsleting, melindungi investasi mobil listrik Anda, dan memperpanjang umur baterai adalah beberapa alasan mengapa Anda harus memilih charger resmi. Jadi, jika Anda ingin merawat baterai mobil listrik dengan baik, sebaiknya gunakan charger yang direkomendasikan oleh pabrik. Dengan demikian, Anda dapat menikmati perjalanan aman dan nyaman dengan mobil listrik Anda.