Tag: AC mobil

  • Jangan Asal Pasang, Segini Standart Ukuran Kaca Film Mobil

    Jangan Asal Pasang, Segini Standart Ukuran Kaca Film Mobil

    Ukuran Kaca Film Mobil – Setiap pemiliki mobil tentunya ingin memiliki kondisi kabin yang sejuk, nyaman dalam setiap berkendara. Terlebih di negara tropis seperti di Indonesia dimana sinar matahari bersinar sepanjang tahun. Hal inilah yang membuat penggunaan komponen AC sangat berpengaruh terhadap rasa sejuk dan nyaman disetiap berkendara.

    Selain AC Mobil, terdapat salah satu komponen pendukung lainnya yang sangat berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara menggunakan mobil yakni kaca mobil. Nah, kaca mobil ini memiliki pelapis kaca yang biasa kita kenal dengan kaca film mobil. Dimana kaca film mobil memiliki fungsi untuk mengurangi intensitas cahaya yang masuk kedalam mobil, sehingga tak heran jika banyak pemilik mobil mengaplikasikan kaca film mobil yang sangat gelap dengan asumsi semakin gelap kaca mobil maka tentunya akan semakin bagus.

    Padahal, dalam pemilihan kaca film mobil tidak bisa sembarangan pasang. Maka dari itu disarankan untuk menghindari pemasangan kaca film yang terlalugelap terlebih jika diaplikasikan untuk kaca depan.

    Kondisi kaca film yang terlalu gelap mungkin tidak akan mengganggu visibilitas berkendara disiang hari, namun jika malam hari pastinya akan mengganggu kenyamanan anda dalam berkendara. Hal ini dikarenakan pada malam hari tidak ada sinar matahari sehingga pandangan dari dalam mobil akan sangat buruk terlebih jika kondisi cuaca sedang hujan lebat.

    Akibatnya pengemudi akan sulit mengidentifikasi jarak karena lampu berhenti mobil di depan terlihat redup. Sebaiknya dalam memilih kaca film pastikan tidak hanya berdasar pada gelap tidaknya. Akan tetapi juga kemampuan kaca film tersebut dalam menahan sinar Ultraviolet, Infra Red bahkan sampai pada menambah kekuatan kaca.

    Nah, bagi anda yang ingin mengganti or memasang kaca film mobil ? Berikut ini standart ukuran kaca film mobil yang bisa dijadikan acuan dalam memasang kaca film mobil :

    1. Kaca Depan

    Ukuran kaca film mobil untuk posisi depan dianjurkan hanya 20 % saja, namun jika dirasa masih terang, maka anda bisa menaikkan sampai maksimal 40%. Kelebihan memakai ukuran kaca film mobil 40 % di kaca depan membuat kita tidak akan terlalu silau di jalanan pada siang hari. Selain itu dengan memakai ukuran kaca film 40 % pada kaca depan mobil, pada saat malam hari kita bisa mengurangi gangguan karena silau dari sorotan lampu kendaraan yang berlawanan arah. Tapi kalau kamu sering keluar kota dengan jalanan yang banyak tidak bagus atau berlubang, disarankan pakai 20 %. Tetapi, Beberapa orang merasa kaca depan tidak perlu dipasang kaca film, alasannya takut tidak bisa melihat jelas kondisi jalan di malam hari.

    2. Kaca samping kiri kanan pengemudi

    Jika ukuran kaca film mobil pada posisi depan 20%, maka disarankan untuk jangan memasang kaca film mobil yang terlalu gelap untuk kaca samping kiri kanan pengemudi. Hal ini karena disaat mata melihat kaca depan yang terang lalu melihat kaca spion dari jendela kaca samping gelap, mata anda akan butuh waktu lama untuk mnangkap bayangan di spion.

    Untuk itu disarankan untuk menggunakan ukuran kaca fil mobil 40% pada kaca samping kiri kanan pengemudi jika kaca depan 20%. Apabila kaca depan anda menggunakan 40 %, maka kamu bisa gunakan kaca film 40% atau 60 % di jendela samping ini. Disarankan sih, menggunakan ukuran kaca film mobil 60 %. Kenapa 60%? Karena diraasa lebih teduh di mata pada siang hari, dan di malam harinya kita terbantu dengan berkurangnya silau dari pantulan lampu mobil di belakang kita dari spion.

    3. Kaca samping kiri dan kanan ( row 2 dan row 3)

    Bila mobil kamu sedan, hanya akan ada jendela row ke-2, dan bila mobil kamu MPV atau SUV jendela akan ada row ke-3. Untuk kaca film jendela kiri kanan dibelakang pengemudi ini, bebas, kamu bias menentukannya.

    4. Kaca belakang

    Lalu kaca belakang, bila mobil kamu di spion di tengah kabih sudah dilengkapi dengan rayben mode, maka kaca belakang bisa menggunakan ukuran kaca film mobil 20% atau 40%, jangan lebih. Namun bila belum ada mode rayben, disarankan pakai 60 %, untuk menghindari silau dari pantulan lampu mobil di belakang kita lewat spion tengah. Dan Jangan menggunakan 80%, hal ini tentunya akan menyulitkan anda saat jalan mundur (atret) di malam hari.

  • Kenali Beberapa Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

    Kenali Beberapa Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

    Bagaimana rasanya AC mobil tidak dingin, sementara Anda harus melakukan perjalanan jauh? Tidak mungkin, bukan, jika terus membuka jendela sepanjang perjalanan? Sebenarnya, banyak sekali penyebab yang melatarbelakanginya. Jadi, jangan cemas dan atasi dengan benar.

    Banyak penyebab yang bisa ditemukan ketika mendapati AC mobil Anda terasa tidak dingin. Hal ini berpengaruh pada cara mengatasinya. Oleh karena itu, penting untuk memastikan penyebab yang sebenarnya sehingga tepat dalam penanganannya.

    Ketahui Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

    Gerah selama di dalam mobil tentu sangat tidak menyenangkan sehingga Anda wajib mengenali beberapa penyebab AC tidak dingin, meski sudah dinyalakan. Berikut beberapa pemicu yang patut diwaspadai.

    1. Freon Habis

    Biasanya, penyebab utama AC tidak dingin adalah karena freon dalam kondisi habis.  Hal ini bisa bermula dari kebocoran pada sambungan pipa, shaft, dan relief valve kompresor.

    1. Putusnya Fan Belt

    Fan belt sendiri berfungsi sebagai penyalur putaran mesin kepada kompresor sehingga ketika putus, bagian ini gagal berputar. Akibatnya, freon tidak dapat bersirkulasi dan menyebabkan panas pada kabin.

    1. Kondensor Kotor

    Bagian kondensor pada AC yang kotor atau berkarat membuatnya tidak dapat bekerja secara maksimal untuk membuang gas hasil dari kompresor. Alhasil, kondisi panas di kabin dapat terjadi.

    1. Motor Extra Fan Mati

    Ketika bagian ini mati atau berputar secara lemah maka proses kondensasi tidak berjalan secara sempurna. Mengeceknya sangat mudah, Anda tinggal melihat apakah terdapat perputaran pada kondensor ketika mobil dinyalakan.

    1. Rusaknya Magnetic Clutch

    Ketika bagian ini rusak, putus, hingga spul terbakar, hal tersebut akan menyebabkan AC mobil tidak dingin. Anda bisa melihat kompresor bekerja, tetapi fan belt tetap berfungsi dengan baik.

    1. Kompresor Aus

    Kompresor mobil yang sudah aus atau jebol dapat dikenali dari bagian sight glass yang tampak hitam. Tekanan AC tidak normal juga menjadi tandanya bahwa bagian ini rusak.

    1. Kelebihan Oli Kompresor

    Volume oli yang ada pada kompresor sudah seharusnya sesuai dengan takaran. Jika berlebih, freon akan kekurangan ruang sehingga tidak mampu mendinginkan kabin mobil.

    1. Evaporator Kotor

    Bagian evaporator yang kotor atau tersumbat akibat debu dapat menghambat aliran udara yang dihembuskan oleh blower. Akibatnya, suhu panas justru akan menyeruak di dalam kabin.

    1. Saluran Pembuangan Air Kondensasi Tersumbat

    Jika ditemukan bagian dasbor mobil bocor atau mengembun, sudah bisa dipastikan inilah penyebab AC menjadi tidak dingin. Ketika didiamkan, karpet yang basah bisa menimbulkan bau tidak sedap.

    1. Thermistor atau Thermostat Bermasalah

    Kedua komponen ini berfungsi untuk membaca suhu dan temperatur dalam mobil, kemudian memprosesnya ke amplifier. Ketika bagian ini terganggu maka sistem AC akan terganggu.

    Tips Mengatasi AC Mobil Tidak Dingin

    Setelah memastikan penyebab dari AC yang tidak dingin dalam mobil, Anda baru bisa menerapkan tips mengatasinya dengan benar. Dengan begitu, tidak akan kegerahan lagi meski menempuh perjalanan jauh.

    • Periksa Kondisi AC

    Secara rutin melakukan pemeriksaan pada bagian AC mobil dapat meminimalkan terjadinya kerusakan di kemudian hari. Sebaiknya, persiapkan alat untuk mengeceknya berkala. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

    • Jaga Kebersihan Kabin

    Menjaga kebersihan di bagian kabin dengan membersihkannya dari kotoran dapat meminimalisir kerusakan pada AC. Debu-debu berhamburan dapat menyebabkan terganggunya bagian pendingin. Maka dari itu seringlah mengecek.

    • Tutup Jendela

    Ketika mobil dalam keadaan melaju maka hindari membuka tutup bagian jendela. Debu yang masuk ke dalam dapat menyebabkan kerusakan pada AC jika dibiarkan terus-menerus. Udara kotor dari luar juga bisa membahayakan pernapasan.

    • Hindari Merokok

    Asap rokok yang masuk ke dalam AC dapat mengotori bagian evaporator dan menjadikannya berlendir. Jika sudah demikian maka bisa mengeluarkan bau tidak sedap. Akibatnya perjalanan kurang nyaman ketika jendela ditutup.

    • Hindari Menyalakan AC secara Langsung

    Ketika mobil dihidupkan, sebaiknya berikan jeda sebelum menyalakan AC. Ketika sudah stabil beberapa waktu barulah Anda bisa menghidupkannya. Ini termasuk salah satu perawatan paling simpel.

    • Pilih Parkiran yang Sejuk

    Lokasi parkir yang sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung bisa menjaga AC tidak bekerja terlalu keras. Dengan demikian, kondisinya akan lebih terjaga. Selain itu, cat mobil akan tetap aman.

    Sekarang, Anda sudah tahu penyebab dan cara mengatasi AC mobil tidak dingin. Tak perlu khawatir kegerahan selama di perjalanan. Anda bisa merasa sejuk berkat pendingin yang terawat.

  • Menjaga Kompresor AC Mobil Mampu Digunakan Optimal

    Menjaga Kompresor AC Mobil Mampu Digunakan Optimal

    Salah satu bagian penting dari sebuah kendaraan adalah kompresor AC mobil. Bagian ini tentunya harus dijaga kualitas dan kinerjanya agar tidak sampai membuat tidak nyaman serta membahayakan saat kamu ada dalam kendaraan. Sehingga kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara untuk mengatasi setiap masalah yang mungkin terjadi pada bagian ini.

    Ternyata ada beberapa hal yang biasanya terjadi dapat membuat kompresor ini menjadi cepat rusak. Hal tersebut tentu saja perlu untuk kamu hindari sebisa mungkin agar penggunaannya juga bisa lebih tahan lama nantinya. Selain itu, meminimalisasi faktor penyebab juga membuat kamu tidak perlu melakukan perbaikan dengan pengeluaran besar untuk bagian kendaraan tersebut.

    Perawatan yang tepat di kompresor AC mobil merupakan kunci untuk bisa menjaga kualitasnya tetap baik. Apalagi yang namanya bagian dari mesin tentunya membutuhkan maintenance tepat agar tidak sampai ada bagian menyimpan kotoran atau bahkan rusak. Sehingga melakukan pengecekan secara berkala memang jadi agenda rutin untuk kamu perhatikan dengan baik ketika menggunakan kendaraan.

    Penyebab dari Rusaknya Kompresor AC

     Kinerja AC pada mobil di daerah yang beriklim panas dan sering macet tentunya sangat penting. Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan selama berada di dalam kendaraan tersebut. Namun ada beberapa kondisi yang bisa membuat kompresor AC mobil rusak dan mengganggu penggunaan pendingin di mobil tersebut. Hal ini penting untuk kamu mulai perhatikan dengan baik tentunya.

    Ketika jumlah freon dalam AC tersebut sedikit maka kompresor akan bekerja keras untuk bisa mendinginkan kabin mobil. Jika kondisi ini dibiarkan terus-menerus maka nantinya tentu akan menimbulkan kerusakan. Begitu juga sebaliknya ketika freon yang diberikan terlalu banyak atau tipenya tidak cocok. Jadi kamu harus berhati-hati mengenai hal tersebut.

    Gangguan atau sumbatan pada sirkulasi di bagian freon dapat menjadi penyebab adanya kerusakan komponen tersebut. Apalagi kendaraan ini sudah digunakan dalam waktu cukup lama. Sehingga perawatan rutin dan pengecekan secara menyeluruh akan jadi jawaban terbaik kamu lakukan agar rusaknya kompresor AC mobil tersebut dapat dicegah sebaik mungkin tentunya.

    Jika komponen mobil jarang dilakukan pengecekan bahkan sampai oli pelumas di dalamnya kurang maka tidak heran kerusakan parah dapat terjadi. Pelumas yang tidak cukup akan menimbulkan beragam masalah pada kendaraan termasuk kompresor AC. Jadi pastikan bahwa kendaraan kamu tidak sampai kehabisan pelumas di berbagai bagian pentingnya.

    Perawatan Kompresor AC yang Tepat

     Sama halnya dengan berbagai bagian mesin lainnya maka melakukan perawatan pada kompresor AC mobil akan membuatnya memiliki masa penggunaan lebih panjang. Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah menyalakan AC saat sedang memanaskan mesin mobil sebelum digunakan. Apalagi jika kendaraan tersebut sudah cukup lama tidak digunakan sehingga komponen di dalamnya bisa saja terjadi perubahan atau bahkan masalah.

    Perhatikan jika kamu memarkirkan mobil di tempat yang kurang teduh kemudian suhu di dalam mobil cukup tinggi atau terasa panas maka sebaiknya tidak langsung menghidupkan AC. Hal ini dikarenakan beban dari kinerja kompresor nantinya semakin besar dalam membuat kabin menurun suhunya. Jadi sebaiknya tunggu beberapa saat sampai suhu dalam kabin tidak terlalu panas.

    Menjaga kebersihan di dalam kabin juga menjadi salah satu langkah penting untuk memperpanjang usia penggunaan dari komponen pada AC kendaraan ini. Jika kebersihannya terus dijaga maka nantinya tidak akan ada kotoran maupun debu yang akhirnya bisa mengganggu kinerja pada kompresor. Jika kamu melakukannya secara rutin maka tidak hanya kompresor, tetapi bagian lainnya juga akan ikut terjaga dengan baik kualitasnya.

    Mengganti saringan udara pada AC mobil jadi agenda selanjutnya yang harus dilakukan juga secara rutin sesuai kebutuhan. Hal ini juga masih berkaitan dengan kotoran menempel dan menumpuk nantinya bisa menjadi beban tersendiri untuk kompresor dalam menjalankan tugasnya mendinginkan suhu di dalam kabin.

    Jadi perawatan adalah langkah paling penting yang harus dilakukan dengan cara benar agar setiap komponen mobil bisa kamu gunakan untuk jangka waktu lama. Terutama kompresor yang juga jadi salah satu bagian vital pada sebuah mobil, akan dibutuhkan budget besar jika kamu harus menggantinya nanti. Oleh karena itu, menjaga kinerja kompresor AC mobil harus diperhatikan sebaik mungkin.

  • Penyebab AC Mobil Tidak Dingin & Cara Mengatasinya

    Penyebab AC Mobil Tidak Dingin & Cara Mengatasinya

    Penyebab AC Mobil Tidak Dingin & Cara Mengatasinya – Penyebab AC mobil tidak dingin sering sekali membuat beberapa orang cukup kesal dan merasa kurang nyaman. Sebab AC ataupun air conditioner pada kendaraan roda empat memang memegang peran yang cukup penting untuk bisa memberikan kenyamanan maksimal kepada para penumpangnya. Karena tidak bisa dihindari bahwa ketiadaan AC sering kali membuat para penumpangnya merasa mual.

    Karena apabila tanpa adanya AC ternyata mengakibatkan sirkulasi di dalam mobil menjadi cukup pengap dan pastinya akan membuat para penumpangnya merasa kurang nyaman entah itu merasa pusing maupun merasa mual. Sehingga hal ini membuat banyak orang harus memiliki informasi yang bisa dijadikan solusi apabila pendingin dari suatu mobil ternyata tidak dapat bekerja secara maksimal.

    Penyebab AC Mobil Tidak Dingin & Cara Mengatasinya

    Dikarenakan ketidaknyamanan yang dialami saat menerima masalah seperti ini, memang perlu di amati mengenai penyebab AC mobil tidak dingin untuk bisa mengatasi permasalahan tersebut. Salah satu hal yang bisa di diagnosa untuk dijadikan sebagai hipotesis mengapa dari mobil itu kurang terasa dingin dikarenakan freon pada ada AC tersebut sudah habis.

    Pada dasarnya sebenarnya hal ini tidak akan bisa habis apabila jika tidak ada keanehan, sehingga bisa disadari bahwa hal ini terjadi dikarenakan adanya kebocoran. Penyebab kedua hilang juga sering menjadi penyebab utama ialah ketika fan belt putus. Ponpes sendiri merupakan suatu bagian yang memiliki peran untuk menyalurkan putaran mesin terhadap kompresor.

    Sehingga bisa di katakan bahwa apabila vanbel tersebut putus maka akan menyebabkan kompresor juga ikut tidak berputar dan membuat freon kurang mampu bersirkulasi. Dan penyebab AC mobil tidak dingin yang selanjutnya tentunya juga memiliki hubungan dengan kompresor yaitu bisa diakibatkan karena kompresor variasi mobil tersebut sudah aus.

    Apabila kompresor sudah tidak bisa bekerja dengan semestinya, maka hal ini akan mempengaruhi kualitas dari freon yang dihasilkan sehingga akan menyebabkan angin keluar dari ac tersebut memang belum cukup dingin. Penyebab lainnya bisa dikarenakan evaporator yang tersumbat.

    Karena apabila evaporator tersumbat diakibatkan oleh debu tentunya Hal ini dapat menghambat saluran udara dari blower. efeknya pun akan membuat sistem sirkulasi dari AC tersebut menjadi kurang dingin dan terhambat.

    Cara Mengatasi AC pada Mobil yang Tidak Dingin

    Dikarenakan kamu sudah mengetahui mengenai beberapa penyebab AC mobil tidak dingin sepertinya sudah disebutkan di atas, maka hal yang sekarang ini tentunya bisa di lakukan oleh kalian adalah mencari cara mengenai bagaimana mengatasi agar membuat AC menjadi kembali dingin.

    Sebab bagaimanapun juga apabila terdapat gangguan ini ternyata tidak bisa dibiarkan begitu saja karena pastinya akan mengganggu kenyamanan dari para penumpangnya. Sebenarnya caranya sangat sederhana dan simple, apabila memang masalah-masalah di atas tadi sudah menginfeksi kendaraan roda empat kamu, maka tidak ada jalan lain selain membawa mobil kamu ke tempat service AC.

    Sebab perlu diketahui bahwa untuk memperbaiki bagian-bagian pada aki tidak mudah seperti kamu memasukkan air radiator yang bisa dilakukan oleh semua orang. Karena bagian pada asli itu ternyata sangatlah rumit karena terdapat di dalam mesin. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa hanya orang dengan pengalaman dan juga keterampilan mengenai keahlian dalam bidang ini yang dapat memperbaiki bagian tersebut.

    Karena jika yang menangani ac tersebut bukanlah orang yang berpengalaman dan tidak ahli maka hal ini justru akan memperparah kerusakan pada AC tersebut. Sehingga memang harus diketahui apabila ingin membuat kondisi pendingin mobil kamu menjadi normal kembali maka pastikan untuk pergi ke bengkel yang tepat apalagi sudah mengetahui penyebab AC mobil tidak dingin.

    Untuk mendapatkan penanganan secara keseluruhan dan pastinya maksimal, maka direkomendasikan untuk membawa kendaraan kamu di service center sesuai dengan brand kendaraan roda empat kamu. Karena tentunya perbaikan tersebut akan bisa dilakukan dengan mudah apalagi masih memiliki garansi. Namun jika tidak ingin mengeluarkan biaya berlebih maka disarankan untuk pergi ke bengkel ke perbaikan khusus AC mobil.

    Bengkel seperti ini sudah tersebar di mana-mana sehingga kamu hanya perlu mencari salah satu tempat paling tepat untuk memperbaiki kendaraan kamu. Sebab jika tidak segera diatasi mungkin kerusakan yang akan semakin parah setelah memahami penyebab AC mobil tidak dingin dan bahkan akan menyebar ke bagian lainnya.

  • Begini Ciri-ciri Freon AC Mobil telah Menipis

    Begini Ciri-ciri Freon AC Mobil telah Menipis

    Keberadaan freon AC mobil mempengaruhi kenyamanan di dalam kabin. Apalagi saat cuaca panas, tentu AC mobil akan menjadi andalan untuk meredamnya. Untuk dapat membuat kabin dingin, bukan hanya adanya komponen AC saja, namun juga adanya

    Freon yang merupakan bahan refrigerant yang membantu dalam proses ini. Keberadaannya pun juga dapat habis jika terus dipakai setiap hari. Jika Freon ini habis, maka AC mobil pun tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya karena kabin tidak bisa turun suhunya namun hanya keluar angin saja.

    AC yang masih dapat bekerja dengan baik, dapat mendinginkan ruangan mobil dengan baik saat dinyalakan. Tidak berfungsinya komponen ini tidak selalu disebabkan oleh Freon yang habis saja, namun juga karena hal lainnya.

    Ciri-ciri Freon AC Mobil

    Komponen AC merupakan hal penting pada mobil. Apalagi jika Anda berkendara di daerah perkotaan dengan tutupan pohon yang rendah, tentu suhu udara akan terasa panas.

    Itulah kenapa, ketika suhu naik, maka AC mobil dinyalakan untuk menurunkan suhu kabin. Sayangnya, komponen ini tidak dapat berfungsi dengan baik jika Freon yang merupakan bahan pendinginnya habis.

    1. Kabin tidak Dingin

    Saat Freon habis, meskipun Anda menyalakan AC namun suhu kabin tidak menjadi dingin. Sebaliknya, AC hanya mengeluarkan angin saja akan membuat Anda tidak nyaman saat berkendara.

    Suhu kabin dapat turun karena adanya Freon yang bekerja menjadi satu dalam komponen AC mobil. Jika angin yang berhembus dari komponen ini tidak lagi dapat menurunkan suhu kabin.

    Jika hal ini terjadi, maka bawa mobil Anda segera ke bengkel resmi untuk mengetahui apa penyebabnya, karena AC yang hanya menghembuskan angin saja ini banyak penyebabnya.

    Salah satunya adalah kehabisan gas Freon. Jika hal ini terjadi, cukup dengan mengisinya kembali maka AC akan dapat berfungsi lagi untuk mendinginkan suhu pada kabin.

    1. Magnetic Clutch yang terus Menyala

    Saat Freon dapat dihembuskan dan menurunkan suhu kabin, magnetic clutch sudah seharusnya mati. Namun, ketika magnetic clutch menyala dari awal AC dinyalakan, maka ada kemungkinan Freon habis.

    Hal ini karena selang di dalam AC hanya dipenuhi oleh udara saja. Akibatnya udara yang ada inilah yang akan dikompresi tanpa adanya Freon AC Mobil. Sifat udara yang mudah dikompresi dibandingkan Freon. Pada akhirnya membuat selang yang memiliki tekanan tinggi tidak dapat bekerja secara optimal.

    Karena hal ini, maka pressure switch pun tidak dapat memutuskan magnetic clutch sehingga menyala terus menerus meskipun AC dalam kondisi mati. Kondisi yang seperti ini dapat memberikan signal kepada Anda untuk segera mengisi Freon kembali agar AC dapat bekerja seperti sedia kala.

    1. Kipas AC Mati

    Salah satu ciri Freon AC mobil habis adalah dengan ditandai matinya kipas meskipun sedang dinyalakan. Tentu hal ini akan memberikan masalah kepada Anda, apalagi udara sedang panas-panasnya dan polusi di luar sedang tinggi.

    Namun, tidak ada pilihan selain membuka kaca jendela mobil. Jika kipas AC mati, sebaiknya segeralah perbaiki dengan membawanya ke bengkel. Hal ini karena matinya kipas AC tidaklah selalu dipengaruhi oleh habisnya Freon saja. Namun juga dapat disebabkan oleh hal-hal yang lainnya.

    Saat mobil ditangani oleh teknisi yang tepat, maka akan dilakukan diagnosis terlebih dahulu, baru kemudian memperbaiki masalah yang timbul. Untuk itu, pastikan terlebih dahulu mengapa kipas AC mobil Anda ini mati.

    1. Melihat Sight Glass AC

    Sight Glass AC umumnya terdapat pada dryer atau filter Freon. Jika Freon telah mulai menipis maka akan muncul gelembung-gelembung udara. Adanya gelembung udara inilah memberikan signal kepada Anda untuk segera mengisi Freon kembali.

    Freon AC mobil yang menipis akan membuat kompresor tidak dapat bekerja secara normal. Karena hal inilah yang keluar hanya angin saja.